Thursday, 26 June 2014

Media Periklanan



 Media iklan adalah segala sarana komunikasi yang dipakai untuk mengantarkan dan menyebarluaskan pesan-pesan iklan. Pada prinsipnya, jenis media iklan dalam bentuk fisik dibagi kedalam dua kategori yaitu media iklan cetak dan media iklan elektronik. Diantara dikotomi media tersebut ada satu media yang tidak termasuk dalam kategori keduanya yaitu media luar ruang (papan iklan atau billboard). Jika dilihat dari pekerjaan kreatifnya maka media iklan terbagi dua jenis yaitu:
a.         Media lini atas (above the line) : media utama yang digunakan dalam kegiatan periklanan dan merupakan media iklan yang menggunakan media massa, secara ekonomis membayar (pajak), dan terikat kontrak. contoh: internet, televisi, radio, majalah, surat kabar.
b.        Media lini bawah (below the line) : merupakan media pendukung dari media lini atas, yang mana tidak membayar pajak, sifatnya pun tidak massa, contoh : pamflet, brosur dan poster.


sember : 

Erasadhy. (2011, Agustus 13). Jenis-jenis media iklan. Retrieved Juli 1, 2013, from Erasadhy: http://erasadhy.wordpress.com/2011/08/13/jenis-jenis-media-iklan/

Periklanan



Periklanan adalah komunikasi komersil dan non-personal tentang sebuah organisasi dan produk-produk yang ditransmisikan ke suatu khalayak target melalui media bersifat masal seperti televisi, radio, koran, majalah, adirect mail, reklame luar ruang atau kendaraan umum (Lee & Johnson,2007:3).   
Iklan adalah bentuk komunikasi tidak langsung, yang didasari pada informasi tentang keunggulan atau keuntungan suatu produk, yang disususn sedemikian rupa sehingga menimbulkan rasa menyenangkan yang akan mengubah pikiran seseorang untuk melakukan pembelian ( Tjiptono,1997).   Menurut Tjiptono (1997: 226) iklan memiliki empat fungsi utama, yaitu :
1.        Menginformasikan khalayak mengenai seluk beluk produk (informative);
2.        Mempengaruhi khalayak untuk membeli (persuading);
3.        Menyegarkan informasi yang telah diterima khalayak (remin-ding);
4.        Menciptakan suasana yang menyenangkan sewaktu khalayak menerima dan mencerna informasi (entertaiment).
Tujuan iklan :
1.        Pioneering advertising (informative advertising), yaitu iklan yang berupaya menciptakan permintaan awal (primary demand).
2.      Competitive advertising (persuasive advertising), yaitu iklan yang berupaya mengembangkan pilihan pada merek tertentu.
3.      Reminder advertising, yaitu iklan yang berupaya melekatkan nama atau merek produk tertentu di benak khalayak (Tjiptono,1997: 227).  

 sebagai contoh ini ada sebuah video tentang Promosi (iklan) tempat kuliah ku, yang ku buat bersama teman-teman sebagai salah satu bentuk tugas dari mata kuliah Pengantar Pemasaran.

                                 
sumber: 
            http://www.youtube.com/watch?v=6tkpXILFids
 Tjiptono, Fandy. 1997. Stategi Pemasaran. Yogyakarta : Andi
Lee, Monle, & Johnson Carla. 2007. Prinsip-prinsip Pokok Periklanan dalam Perspektif Global. Jakarta : Kencana

Kamulah Yang Terbaik Untuk Ku #4

                                            4.                   Perpustakaan yang Berkesan Kamis pagi nan cerah, saat ke kampus ...