Monday, 9 June 2014

Memilih untuk jomblo, why not? (part 1)



                          
Banyak orang yang bilang jomblo/sendirian berarti tak laku-laku. Emangnya barang apa?. Seorang jomblo itu bukannya tak laku-laku melainkan itu pilihan  yang dipilih seorang jomblo karena memang itu pilihan yang terbaik menurut seorang jomblo yang didasari beberapa alasan yang melatarbelakangi pilihannya itu.
Jomblo sejati bukan berati belum belum pernah  sama sekali mengenal kata “pacaran”, sebenarnya si jomblo sejati ini tahu  banget apa itu “pacaran”  belajar dari pengalaman orang-orang terdekat yang telah melakukan “pacaran” tanpa mempratekannya secara langsung.
Si jomblo sejati  tahu betul apa itu pacaran, dan menganggap bahwa pacaran itu lebih banyak Negatifnya dari pada positifnnya, makanya si jomblo sejati ini memilih untuk jadi seorang JOMBLO, karena ia meyakini bahwa jomblo itu lebih baik, hingga Tuhan mempertemukannya dengan pria yang tepat untuknya dan mengakhiri kejombloannya ke pelaminan. (nanti bakal kasih tau deh positif n negatifnya pacaran itu, di postingan berikutnya). Seorang  jomblo juga mesti pasang target kapan kejombloannya ini di akhiri.
Si jomblo sejati ini sebenarnya pernah merasakan jatuh cinta, cieee....berbunga-bunga dong hati.a  hehehe.  Banyak  pria yang mencoba untuk mendekat dan meminta lebih dari sekedar teman biasa. Namun si jomblo sejati ini sebenarnya pengen menerima hati sang pria dan merasakan apa itu pacaran NAMUN, si jomblo sejati ini kembali melihat prinsip yang sudah lama di bangunnya. Si jomblo sejati ini berpinsip bahwa bila ia inggin menjalin hubungan jauh lebih dekat dan spesial dengan seorang   pria maka ia harus  terlebih dahulu  menamatkan pendidikannya dan mempunyai penghasilan sendiri, kerena menurut si jomblo sejati ini menjalin hubungan spesial “pria-wanita” dengan bermodalkan uang dari orang tua sangat-sangat nggak ok benget, si jomblo sejati  ini menginginkan cinta yang sejati yang tidak didasari oleh nafsu semata,bukan untuk kesenagan semata” ini lah yang mendasari kenapa si jomblo sejati ini memilih untuk jomblo dan belum membuka diri untuk pria. Dan menolak  secara halus setiap hati yang mencoba untuk mendekat. 
Si jomblo sejati ini belum menemukan  seorang pria yang menurutnya cocok untuknya, si jomblo sejati ini sebenarnya menginginkan kisah cinta seperti flim “Ketika Cinta Bertasbih” yang mana pemeran utama yakni Azzam dan Anna, keduanya ini belum pernah pacaran dan  tak sengaja bertemu di sebuah bus di kairo dan saling  jatuh cinta pada pandangan pertama, dan kedua cinta anak adam ini pun berlabuh pada sebuah janji suci ikatan pernikahan,,,membayangkan saja rasanya ohhh so sweat dech.
Si jomblo sejati ini pengen memiliki  cinta yang pertama dan terakhir hanya pada satu orang saja yakni orang yang kelak akan menjadi pendamping hidup tuk selamanya hingga ajal menjemput. 

No comments:

Post a Comment

Kamulah Yang Terbaik Untuk Ku #5

5.                  Dirimu mengalihkan Duniaku Minggu pagi yang Cerah ceria. Tetesan embun membasahi dedaunan, kicauan merdu burung-...