Langsung ke konten utama

Film animasi #9


   
         Sumpah ni film animasi keren bingitss, walau ni film sudah lawas tapi kalau di tonton seru abis. Ni film di rilis tahun 2009, merupakan film fantasi/ laga animasi Amerika Serikat yang disutradarai oleh Shane Acker dan diproduksi oleh Tim Burton dan Timur Bekmambeto. 

Sinopsis:

Di masa depan, umat manusia di Bumi punah akibat perang dengan kaum mesin yang diciptakan seorang ilmuwan. Dalam kondisi planet yang hancur, sang ilmuwan berusaha menyelamatkan manusia dengan memindahkan spirit kemanusiaan ke dalam boneka-boneka kecil buatannya.
Salah satu boneka yang dibuat terakhir dinamai #9 (dibaca Number Nine, Nomor Sembilan). Ia dibekali kunci untuk membangkitkan sebuah kekuatan yang dahsyat. #9 pun berkelana di reruntuhan kota dan bertemu dengan #2 dan komunitas boneka hidup lainnya yang membawa spirit kemanusiaan yang sama.
#9 pun memimpin teman-temannya menghadapi musuh terbesar mereka, yakni sebuah mesin yang bisa menciptakan mesin-mesin lain dan sangat memusuhi mereka. Mengalahkan mesin tersebut menjadi satu-satunya peluang untuk bertahan hidup dan melestarikan kemanusiaan.


yang mau download film.a ni ada linknya : http://www.mediafire.com/watch/xxhk477se2rns77/%239%2028subtitle-%20bahasa%20Indonesia%29.mp4

sumber : http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/11/01/03221541/kronik.film

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Setahun Lebih Mencari Kerja #TerusBerusaha

Assalamualaikum... Wah udah lama nggak ngeblog, jadi kangen ni hehehe... Umm sekarang aku mau sharing tentang usaha aku untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan/intansi pemerintah. Buat kalian yang masih bernasib sama kaya’ aku (masih mencari kerja )tetap semangat n terus berjuang ya...#jangan pernah putus asa. Awal mulai aku mencari kerja di pertengahan bulan Maret 2014, sebenarnya Tahun 2013 aku pernah coba-coba ikut Rekrutmen Staf Hotel Aston Kupang yang diadain di kampus alias almamaterku tercinta PNK namun GGL. Setelah   dinyatakan lulus sidang aku sudah boleh melamar pekerjaan namun ku urungkan niatku hingga menunggu ijazah keluar dan   setelah 3 bulan aku diwisuda barulah mencari kerja. Kok setelah 3 bulan itu baru cari kerja sih? Kan aku masih nunggu ijazah, kampus aku itu nggak sama dengan kampus yang lain pas diwisuda para wisudawan/watinya langsung dapat ijazah, kalo di kampus aku itu dua bulan setelah diwisuda baru dapet tuh   ijazah, nah sambil nu...

Cerpen "Cerita Cahaya: Bagaimana Hijab Mengubah Cara Alexa Melihat Dunia"

  Senja mulai turun di kota kecil itu. Cahaya duduk di sudut sebuah kafe dengan jendela besar yang menghadap ke jalan. Aroma kopi bercampur dengan harumnya teh hangat yang tersaji di depannya. Tak lama, pintu kafe terbuka, dan Alexa muncul dengan senyumnya yang khas. "Alexa?" Cahaya bangkit, sedikit terkejut melihat temannya dari masa lalu. "Ya ampun, Cahaya! Aku nggak menyangka kita akan bertemu lagi." Alexa memeluk Cahaya dengan hangat, lalu duduk di kursi di depannya. Mereka memulai percakapan tentang kehidupan masing-masing, membahas nostalgia, hingga akhirnya pembicaraan mereka masuk ke topik yang lebih dalam. “Cahaya,” Alexa memulai, sambil memegang cangkir tehnya, “aku selalu mengagumi caramu menjalani hidup. Kamu tampak begitu damai. Tapi aku penasaran, apa yang membuatmu memutuskan untuk berhijab?” Cahaya tersenyum, menatap langit senja di luar jendela. “Awalnya, aku juga banyak bertanya-tanya, Lex. Hijab dulu terasa seperti beban, seperti aturan yang men...

Blazer Tenun Semi Formal: Simpel tapi Berkelas

Blazer ini termasuk kategori semi formal yang memadukan kain tenun tradisional dengan desain modern. Modelnya simpel, elegan, dan cocok dipakai di berbagai acara, baik yang santai maupun resmi. Penempatan kancing yang asimetris bikin blazer ini jadi kelihatan unik, sementara kombinasi kain tenun dengan lengan polos memberi kesan modern tapi tetap ada sentuhan tradisionalnya. Kalau ada customer yang bawa kain tenun ke tempatku dan minta dijahitkan blazer seperti ini, biasanya aku akan menghitung ongkos jahit berdasarkan tingkat kerumitannya. Untuk model seperti ini, dengan asumsi aku menanggung bahan tambahan seperti kain tambahan, furing , benang, kancing senilai Rp 50.000, ongkos jahitnya sekitar Rp 200.000 sampai Rp 300.000. Soalnya, kain tenun itu butuh ekstra hati-hati waktu pengerjaan biar hasilnya benar-benar rapi dan sesuai ekspektasi.  Blazer ini adalah contoh yang keren kalau kain tradisional seperti tenun bisa banget diolah jadi busana modern yang tetap elegan. Dengan k...