Langsung ke konten utama

Hut RI ke-69




 
Wah...wah...wah... nggak kerasa ya Indonesia negeri kita tercinta sudah menginjak usia ke-69 tahun. Di usia yang ke-69 boleh dikata Indonesia telah memasuki usia Tua kalo pada manusia si udah jadi kakek n nenek tuch, hehe

Di usia sekarang ini pencapain negeri kita cukup baguslah, sebagamana yang diungkapkan Presiden Kita Bpk. Susilo Bambang Yudhoyono pada pidato kenegaraan pada tanggal 15 Agustus 2014 diatranya Indonesia masuk dalam G-20 yakni Indonesia akan ikut terlibat dalam penentuan kebijakan ekonomi dunia, trus berhasil melunasi utang di bank Dunia IMF sebelum Jatuh tempo dan ikut memberikan masukan pada bank tersebut dan demokrasi Indonesia yang semakin baik. untuk lebih jelasnya bisa di lihat disini http://news.okezone.com/read/2014/08/15/337/1025059/ini-pidato-kenegaraan-lengkap-sby-di-dpr

Itulah pencapaian yang sudah diraih negara kita tercinta. Ya harapan aku buat Indonesia kedepan semoga Indonesia lebih baik lagi dari tahun sebelumnya dari segi ekonomi, pendidikan, kesehatan dan pastinya rakyat Indonesia lebih sejahtera lagi dan semoga Indonesia lebih dikenal lagi di kanca Internasional dan diperhitungkan di dunia Internasional. Aamiin. #BangkitIndonesia, #Maju_Indonesiaku, #jayalahBangsaku




sumber :

Komentar

  1. Top 10 Best Online Slots - Casino Roll
    The best online 강원랜드 casino is the fact that it is 먹튀검증 owned by the same people who built the internet. How do 아시아 게이밍 they 야동 사이트 순위 calculate the payout? 실시간 배팅 사이트

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerpen "Cerita Cahaya: Bagaimana Hijab Mengubah Cara Alexa Melihat Dunia"

  Senja mulai turun di kota kecil itu. Cahaya duduk di sudut sebuah kafe dengan jendela besar yang menghadap ke jalan. Aroma kopi bercampur dengan harumnya teh hangat yang tersaji di depannya. Tak lama, pintu kafe terbuka, dan Alexa muncul dengan senyumnya yang khas. "Alexa?" Cahaya bangkit, sedikit terkejut melihat temannya dari masa lalu. "Ya ampun, Cahaya! Aku nggak menyangka kita akan bertemu lagi." Alexa memeluk Cahaya dengan hangat, lalu duduk di kursi di depannya. Mereka memulai percakapan tentang kehidupan masing-masing, membahas nostalgia, hingga akhirnya pembicaraan mereka masuk ke topik yang lebih dalam. “Cahaya,” Alexa memulai, sambil memegang cangkir tehnya, “aku selalu mengagumi caramu menjalani hidup. Kamu tampak begitu damai. Tapi aku penasaran, apa yang membuatmu memutuskan untuk berhijab?” Cahaya tersenyum, menatap langit senja di luar jendela. “Awalnya, aku juga banyak bertanya-tanya, Lex. Hijab dulu terasa seperti beban, seperti aturan yang men...

Setahun Lebih Mencari Kerja #TerusBerusaha

Assalamualaikum... Wah udah lama nggak ngeblog, jadi kangen ni hehehe... Umm sekarang aku mau sharing tentang usaha aku untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan/intansi pemerintah. Buat kalian yang masih bernasib sama kaya’ aku (masih mencari kerja )tetap semangat n terus berjuang ya...#jangan pernah putus asa. Awal mulai aku mencari kerja di pertengahan bulan Maret 2014, sebenarnya Tahun 2013 aku pernah coba-coba ikut Rekrutmen Staf Hotel Aston Kupang yang diadain di kampus alias almamaterku tercinta PNK namun GGL. Setelah   dinyatakan lulus sidang aku sudah boleh melamar pekerjaan namun ku urungkan niatku hingga menunggu ijazah keluar dan   setelah 3 bulan aku diwisuda barulah mencari kerja. Kok setelah 3 bulan itu baru cari kerja sih? Kan aku masih nunggu ijazah, kampus aku itu nggak sama dengan kampus yang lain pas diwisuda para wisudawan/watinya langsung dapat ijazah, kalo di kampus aku itu dua bulan setelah diwisuda baru dapet tuh   ijazah, nah sambil nu...

Cerpen : Bangga Budaya Kita

Suatu sore yang santai, Cahaya dan fahni sedang duduk di sebuah kafe kecil di sudut taman. Mereka baru saja selesai berolahraga ringan dan kini menikmati segelas teh hangat sambil mengobrol ringan. "Fahni, kamu pernah nggak sih denger soal makanan Indonesia yang sering diklaim negara lain?" tanya Cahaya sambil menyesap tehnya. Fahni sedikit mengernyitkan dahi. "Hmm, pernah. Misalnya rendang , ya? Itu kan sering banget dibilang makanan khas Malaysia . Padahal jelas-jelas itu asli Indonesia, kan?" Cahaya mengangguk, wajahnya serius tapi santai. "Iya, bener banget. Kayak rendang yang katanya makanan khas Malaysia, atau bahkan sambal yang sering diklaim milik negara sebelah. Kadang jadi pengen ketawa, deh." Fahni tertawa kecil. "Iya, kan? Tapi, sebenarnya kita bisa lihat itu dari sisi positif loh." Cahaya penasaran. "Sisi positif gimana tuh?" Fahni tersenyum. "Ya, kalau ada yang klaim budaya kita, itu justru jadi reminder buat kita...