Monday, 24 March 2014

SURAT Untuk IBU



Sudah hampir dua tahun  sejak kepergianmu di tahun  2012 lalu, bila ku sedang sendirian  merenung dan mengingat kembali kenangan-kenangan saat  bersama mu, air mata tak dapat lagi ku bendung dan mengalir tanpa henti membasahi  pipi ku yang chubby ini.
Biarkanlah ku kenang saat-saat indah bersamamu itu, mengingat kembali semua nasehat-nasehatmu dan semua perkataan baikmu kepada ku. Ibu kau sempat menegurku bila ku salah, kau pernah memarahi ku bila ku berbuat salah, dan  kau juga yang menasehatiku  untuk kebaikan ku juga. Semua itu kau lakukan karena  kau peduli kepadaku dan sebagai bentuk kasih sayangmu kepada ku. Ku ingat jelas  nasehatmu yang terakhir dan tertanam dalam benakku bahwa  Ku harus menjaga diri sebaik mungkin  hingga ku menemukan pria yang halal bagiku, jangan sampai tangan-tangan nakal menghampiri diriku, ku harus  akur dengan saudara-saudaraku dan tak boleh ada perselisihan, ku dan saudara ku juga harus memperhatikan  Ayah  yang kian menua, dan yang terakhir slalu mengingat kepada sang pencipta  Allah SWT.
Ibu, kaulah  yang paling mengerti diriku bila dibandingkan yang lainya baik Ayah, Kakak, maupun adik. Kaulah yang paling mengerti  aku. Di saat aku sakit, di saat aku senang, di saat aku sedih kamu lah yang paling deluan mengetahuinya tanpa ku  beri tahu  pun kau dapat mengetahuinya, karena perasaan seorang ibu terhadap anaknya  jauh lebih  kuat dibanding yang lainnya.
Ibu,  pernah  terbesit  dalam  pikiranku  untuk meminta penilaian mu terhadap orang yang akan menjadi pendampingku kelak, karena  penilaian mu terhadap seseorang tidak pernah salah  ataupun meleset, Kau slalu benar dalam  menilai  seseorang walau dalam pertemuan pertama. Karena  bila  kau dapat menilainya  itu akan baik bagi ku juga memilih  mana yang baik dan mana yang tidak untuk masa depanku kelak. Namun  Allah  berkehendak lain, belum sempat ku utarakan  niat ku ini  kau  telah tutup usia, mungkin inilah  yang terbaik untuk mu ibu. Dan  ku yakin  Allah akan menempatkanmu dalam JannahNya, karena kau orang baik bu. Semoga kau tenang disana dan  Allah  mengampuni segala dosamu dan  menerima amalanmu bu. Aamiin.
Ibu, Kau slalu ada di setiap doaku, ku merindukanmu dan ku slalu mengingatmu, mengingat semua nasehat-nasehatmu bu.
                                       
                                        WE LOVE YOU, IBU   

No comments:

Post a Comment

Kamulah Yang Terbaik Untuk Ku #5

5.                  Dirimu mengalihkan Duniaku Minggu pagi yang Cerah ceria. Tetesan embun membasahi dedaunan, kicauan merdu burung-...